Selamat datang di blog ini terima kasih atas kunjungan nya

Upaya belanda menjual riau pada tahun 1913


*Rencana Rahasia Menjual riau
Kabar angin tersiar di saint petersburg pada bulan januari 1913 berasal dari suatu sumber diplomatik jerman mengatakan bahwa kekaisaran jepang mempunyai suatu rencana sangat rahasia untuk membeli riau dari kerajaan belanda . kabar itu tentu bukan lagi sekedar angin -lalu tai angin-badai karena kemudian dapat dibuktikan antara lain berdasarkan surat dari menteri luar negri kerajaan belanda kepada  mentri urusan kolonial . pada tahun itu juga kerajaan riau-lingga  dihapuskan dari peta politk pemerintahaan kolonialisme hindia-belanda.         

Pada tahun 1913 itu pula di singapura terbit sebuah surat-kabar jepang yang pertama yaitu Nanyo Nichi Nichi shimbun Yang dalam bahasa inggris The south Asia Daily yang dimonitor dengan seksama oleh pemerintahan hindia-belanda .Secara tersirat kemungkinan menganeksasi hinda-belanda oleh kekaisaran jepang sudah dibayangkan. Bahan-bahan banding seperti kemenangan jepang dalam peperangan welawan rusia yang selalu mengisi surat lembaran-lembaran surat-kabar yang bersuara dengan nada kian mengeras itu.

Kebenaran rangkaian peristiwa ini semua telah diteliti  dengan seksama dalam suatu kajian yang telah dilakukan oleh barbara Watson andaya dan dituangkan dalam tulisan berjudul "From Rum to tokyo" The  Search for Anti Colonial Allies by the rules of riau 1899-1914"diterbitkan secara berkala yang dikeluarkan sebuah universitas terkemuka di Amerika serikat ,(october,1977) hlm 152.

 *Metahistoria
Dengan bahan bahan seperti yang tertera seperti dia atas marilah kita membuat suatu gambaran betapa mengerikan nya jika riau jatuh di tangan jepang pada saat itu banyak keganasan yang akan dibuat jepang kepada orang - orang riau , diamana keganasan tersebut pernah terjadi di daerah jawa dan sumatra diamana banyak orang yang direnggut nyawa nya dan perempuan - perempuan yang dijadikan budak untuk meuaskan hasrat seksual mereka.

Marilah kita merenungi rangkaian peristiwa di atas mungkin sekali orang dapat dihadapkan kepada tiga macam ungkapan yang dikenal dalam bahasa Prancis yang mengatakan pertama I'histoire se repete (sejarah berulang kembali), Atau barangkali yang kedua i'histoire ne se repete pas (sejarah tidak berulang kembali ) atau mungkin yang ketiga I'histoire ne se repete jamais (sejarah tak pernah kembali berulang kembali).

Referensi pihak ketiga dan sumber tulisan : Buku engku putri raja hamidah karya : hasan junus

Dengan penyesuaian tulisan .
  
Saya sendiri tidak akan bisa membayakan betapa ngeri nya jika saat itu pulau riau di jual pemerintahan belanda kepada jepang. Hal yang terjadi di pulau jawa pun akan dirasakan di riau jika hal tersebut terjadi , dan sejarah pun akan mencatat kengerian pendudukan jepang di pulau riau , untung saja hal tersebut tidak terjadi di sini. Semoga saja artikel ini bisa mengingatkan tentang sejarah-sejarah yang terjadi di masa lalu.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kenapa rasa gery salut coklat lebih enak dari pada rasa gery salut keju

Alasan kenapa Vidgram disukai banyak orang

Menyembuhkan gondongan memakai blau ternyata mitos